๐Ÿ“ฌ *Surat Terbuka Untuk Para Orang Tua*

BAROMETER KEBENARAN

 

Kebenaran mesti ada standarnya, mesti ada patokannya, kalau tidak semua orang bakal berbicara, menilai dan bertindak sekehendaknya.

 

Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

 

ู„َูˆْ ูŠُุนْุทَู‰ ุงู„ู†َّุงุณُ ุจِุฏَุนْูˆَุงู‡ُู…ْ ู„ุงَุฏَّุนَู‰ ู†َุงุณٌ ุฏِู…َุงุกَ ุฑِุฌَุงู„ٍ ูˆَุฃَู…ْูˆَุงู„َู‡ُู…

 

_ْ“Seandainya manusia diberi dengan pengakuan-pengakuan mereka, tentulah setiap orang akan mengklaim darah suatu kaum dan harta-harta mereka.”_ (HR. Bukhory-Muslim dari Ibnu ‘Abbas Rodhiyallohu ‘Anhu)

 

Alloh telah menunjukkan mana jalan yang lurus lagi benar yang tidak boleh diselisihi:

 

ุงุชَّุจِุนُูˆุง ู…َุง ุฃُู†ْุฒِู„َ ุฅِู„َูŠْูƒُู…ْ ู…ِู†ْ ุฑَุจِّูƒُู…ْ

 

_“Ikutilah apa yang telah diturunkan oleh Robb kalian”_ (QS Al-A’raf 3)

 

Alloh Ta’ala berfirman:

 

ูˆَุฃَู†ْุฒَู„َ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْูƒَ ุงู„ْูƒِุชَุงุจَ ูˆَุงู„ْุญِูƒْู…َุฉَ ูˆَุนَู„َّู…َูƒَ ู…َุงู„َู…ْ ุชَูƒُู†ْ ุชَุนْู„َู…ُ ูˆَูƒَุงู†َ ูَุถْู„ُ ุงู„ู„َّู‡ِ ุนَู„َูŠْูƒَ ุนَุธِูŠู…ًุง

 

_“Alloh telah menurunkan kepadamu wahai Muhammad, Al-Kitab (al-Qur’an) dan Al-Hikmah (As-Sunnah), serta telah mengajarkan kepadamu apa yang belum kamu ketahui. Karunia yang Alloh limpahkan kepadamu itu sangat besar”._ (QS An-Nisa’ 113)

 

Dia Subhanahu wa Ta’ala juga mengatakan:

 

ูˆَุฅِู†َّูƒَ ู„َุชَู‡ْุฏِูŠ ุฅِู„َู‰ ุตِุฑَุงุทٍ ู…ُุณْุชَู‚ِูŠู…

 

_“Sesungguhnya engkau wahai Muhammad adalah petunjuk kepada jalan yang lurus”_ (QS Asy-Syuro 52)

 

Alloh mengatakan:

 

ูˆَู…َู†ْ ูŠُุดَุงู‚ِู‚ِ ุงู„ุฑَّุณُูˆู„َ ู…ِู†ْ ุจَุนْุฏِ ู…َุง ุชَุจَูŠَّู†َ ู„َู‡ُ ุงู„ْู‡ُุฏَู‰ ูˆَูŠَุชَّุจِุนْ ุบَูŠْุฑَ ุณَุจِูŠู„ِ ุงู„ْู…ُุคْู…ِู†ِูŠู†َ ู†ُูˆَู„ِّู‡ِ ู…َุง ุชَูˆَู„َّู‰ ูˆَู†ُุตْู„ِู‡ِ ุฌَู‡َู†َّู…َ ูˆَุณَุงุกَุชْ ู…َุตِูŠุฑًุง

 

_“Barangsiapa yang menentang rosul (Muhammad) setelah datang petunjuk kepadanya, serta mengikuti selain jalan orang-orang yang beriman, maka kami biarkan kemana dia berpaling kemudian kami masukkan dia ke dalam neraka jahannam, danitu adalah sejelek-jelek tempat kembali”._ (QS An-Nisa’ 115)

 

Jelaslah sudah bahwa patokan kebenaran adalah: “Ilmu di atas Al-Quran, As-Sunnah di atas pemahaman As-Salafush Sholih.”

 

Karena itulah Alloh menjanjikan kebahagiaan bagi orang yang berjalan dengan patokan itu:

 

ูˆَุงู„ุณَّุงุจِู‚ُูˆู†َ ุงู„ْุฃَูˆَّู„ُูˆู†َ ู…ِู†َ ุงู„ْู…ُู‡َุงุฌِุฑِูŠู†َ ูˆَุงู„ْุฃَู†ْุตَุงุฑِ ูˆَุงู„َّุฐِูŠู†َ ุงุชَّุจَุนُูˆู‡ُู…ْ ุจِุฅِุญْุณَุงู†ٍ ุฑَุถِูŠَ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู†ْู‡ُู…ْ ูˆَุฑَุถُูˆุง ุนَู†ْู‡ُ ูˆَุฃَุนَุฏَّ ู„َู‡ُู…ْ ุฌَู†َّุงุชٍ ุชَุฌْุฑِูŠ ุชَุญْุชَู‡َุง ุงู„ْุฃَู†ْู‡َุงุฑُ ุฎَุงู„ِุฏِูŠู†َ ูِูŠู‡َุง ุฃَุจَุฏًุง ุฐَู„ِูƒَ ุงู„ْูَูˆْุฒُ ุงู„ْุนَุธِูŠู…ُ

 

_“Orang-orang terdahulu yang pertama-tama masuk Islam dari kalangan Muhajirin dan Anshor, serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Alloh meridhoi mereka dan mereka pun ridho kepada Alloh. Dan Dia telah menyiapkan bagi mereka surga-surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya, itulah kemenangan yang agung”._ (QS At-Taubah Ayat 100)

 

Kebenaran itu didapatkan dengan dipelajari kepada sumbernya, orang-orang yang mengkaitkan dirinya dengan patokan tersebut, bukan orang-orang yang hanyut dengan perasaannya dan merasa kagum dengan akal-akalannya.

 

Bersambung.....  (ke bagian 10) in sya Alloh


_*ANAK SHOLEH TABUNGAN AKHIRAT*_

 

Pada asalnya seorang anak adalah sebuah nikmat, anugrah dan karunia dari Alloh Subhanahu wa Ta’ala. Dia berfirman:

 

ูˆَุงู„ู„ู‡ُ ุฌَุนَู„َ ู„َูƒُู…ْ ู…ِู†ْ ุฃَู†ْูُุณِูƒُู…ْ ุฃَุฒْูˆَุงุฌًุง ูˆَุฌَุนَู„َ ู„َูƒُู…ْ ู…ِู†ْ ุฃَุฒْูˆَุงุฌِูƒُู…ْ ุจَู†ِูŠู†َ ูˆَุญَูَุฏَุฉً

 

_“Alloh menjadikan bagi kalian pasangan dari jenis kalian sendiri, serta menjadikan bagimu anak dan cucu dari pasanganmu itu”._ (QS An-Nahl 72)

 

Alloh berfirman:

 

﴿ูŠَู‡َุจُ ู„ِู…َู†ْ ูŠَุดَุงุกُ ุฅِู†َุงุซًุง ูˆَูŠَู‡َุจُ ู„ِู…َู†ْ ูŠَุดَุงุกُ ุงู„ุฐُّูƒُูˆุฑ﴾ [ุงู„ุดูˆุฑู‰ : 49]

 

_“Dia memberikan anak perempuan kepada yang Dia kehendaki dan memberikan anak laki-lak kepada yang dia kehendaki”._ (QS Asy-Syuro 49)

 

Di sisi lain, keberadaan seorang anak adalah cobaan yang Alloh ciptakan bagi kedua orang tuaya.

 

Alloh berfirman:

 

ุฅِู†َّู…َุง ุฃَู…ْูˆَุงู„ُูƒُู…ْ ูˆَุฃَูˆْู„َุงุฏُูƒُู…ْ ูِุชْู†َุฉٌ ูˆَุงู„ู„ู‡ُ ุนِู†ْุฏَู‡ُ ุฃَุฌْุฑٌ ุนَุธِูŠู…

 

_“Harta-harta dan anak-anak kalian hanyalah ujian bagi kalian. Dan Alloh hanya di sisi-Nyalah balasan yang agung”_ (QS At-Taghobun Ayat 15)

 

Pada ayat yang mulia ini Alloh memerintahkan manusia untuk mengetahui bahwa harta-harta dan anak-anak mereka adalah cobaan yang dengannya mereka akan diuji. Akankah harta dan anak menjadi sebab jatuhnya mereka ke dalam perkara yang tidak Alloh ridhoi? Sebagaimana Alloh juga menyebutkan pasangan-pasangan hidup merupakan fitnah di tempat-tempat yang lain di dalam Al-Qur’an. _*[13]*_

 

Alloh Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan bahwa sebagian anak bakal menjadi musuh bagi orang tuanya.

 

.ูŠَุง ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุขَู…َู†ُูˆุง ุฅِู†َّ ู…ِู†ْ ุฃَุฒْูˆَุงุฌِูƒُู…ْ ูˆَุฃَูˆْู„َุงุฏِูƒُู…ْ ุนَุฏُูˆًّุง ู„َูƒُู…ْ ูَุงุญْุฐَุฑُูˆู‡ُู…ْ ูˆَุฅِู†ْ ุชَุนْูُูˆุง ูˆَุชَุตْูَุญُูˆุง ูˆَุชَุบْูِุฑُูˆุง ูَุฅِู†َّ ุงู„ู„ู‡َ ุบَูُูˆุฑٌ ุฑَุญِูŠู…ٌ

 

_‘Wahai orang-orang yang beriman. Sesungguhnya diantara pasangan hidup dan anak-anak kalian ada yang menjadi musuh bagi kalian. Maka berhati-hatilah kalian terhadap mereka. Apabila kalian memaafkan, menyantuni dan mengampuni mereka maka sungguh Alloh adalah Al-Ghofuur (Dzat Yang Maha Pengampun) dan Ar-Rohiim (Dzat Yang Maha Pemberi Rahmat)”_ (QS AT-Taghobun Ayat 14)

 

Imam Al-Qurthuby Rahimahulloh dalam tafsirnya menyebutkan bahwa tidak ada perselisihan di kalangan ulama terdahulu bahwa ayat ini turun kepada sekolompok orang yang baru masuk Islam namun mereka terlambat hijroh ke Madinah akibat halangan dari anak-anak mereka. Kisah turunnya ayat ini diawali ketika sekompok orang-orang Makkah yang baru masuk Islam ingin mengunjungi Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam. Akan tetapi istri-istri dan anak-anak mereka tidak mau membiarkan mereka mendatangi beliau Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam. Maka ketika mereka sampai kepada Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam, melihat orang-orang dan memahami agama mereka, mereka pun berkeinginan untuk (kembali) menghukum istri-istri dan anak-anak mereka. Maka turunlah ayat tersebut (HR Tirmidzi dari Ibnu ‘Abbas Rodhiyallohu ‘Anhu, dihasankan Syaikh Al-Albany)

 

_*Adapun anak yang sholeh maka dia adalah penyejuk mata kedua orang tuanya di dunia dan di akhirat.*_

 

Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

 

ุฅِู†َّ ุงู„ู„ู‡َ ุนَุฒَّ ูˆَุฌَู„َّ ู„َูŠَุฑْูَุนُ ุงู„ุฏَّุฑَุฌَุฉَ ู„ِู„ْุนَุจْุฏِ ุงู„ุตَّุงู„ِุญِ ูِูŠ ุงู„ْุฌَู†َّุฉِ ูَูŠَู‚ُูˆู„ُ ูŠَุง ุฑَุจِّ ุฃَู†َّู‰ ู„ِูŠ ู‡َุฐِู‡ِ ูَูŠَู‚ُูˆู„ُ ุจِุงุณْุชِุบْูَุงุฑِ ูˆَู„َุฏِูƒَ ู„َูƒَ

 

_“Sungguh Alloh ‘Azza wa Jalla akan mengangkat derajat seorang yang sholeh di surga. Maka dia berkata: “Wahai Robb, bagaimana bisa aku memperoleh (kedudukan) ini?”. Maka Alloh berkata: “Karena permintaan ampun anakmu untukmu”_ (HR Ahmad dari Abu Hurairoh, sanadnya Hasan)

 

Seorang hamba apabila meninggal maka dia akan terputus dari amalannya, kecuali jika amal tersebut tetap ada dan berlanjut setelah meninggalnya. Sementara keberadaan anak di dunia ini adalah disebabkan adanya usaha dari kedua orang tuanya.

 

Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam mengatakan:

 

ุฃุทูŠุจ ู…ุง ุฃูƒู„ุชู… ู…ู† ูƒุณุจูƒู… ูˆุฅู† ุฃูˆู„ุงุฏูƒู… ู…ู† ูƒุณุจูƒู…

 

_“Sebaik-baik apa yang kalian makan adalah dari usaha kalian. Sesungguhnya ana-anak kalian adalah termasuk usaha kalian”._ (HR Ibnu Majah dari ‘Aisyah, dishohihkan Syaikh Al-Albany)

 

Karena itulah Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam mengatakan:

 

ุฅِุฐَุง ู…َุงุชَ ุงู„ุฅِู†ْุณَุงู†ُ ุงู†ْู‚َุทَุนَ ุนَู†ْู‡ُ ุนَู…َู„ُู‡ُ ุฅِู„ุงَّ ู…ِู†ْ ุซَู„ุงَุซَุฉٍ ุฅِู„ุงَّ ู…ِู†ْ ุตَุฏَู‚َุฉٍ ุฌَุงุฑِูŠَุฉٍ ุฃَูˆْ ุนِู„ْู…ٍ ูŠُู†ْุชَูَุนُ ุจِู‡ِ ุฃَูˆْ ูˆَู„َุฏٍ ุตَุงู„ِุญٍ ูŠَุฏْุนُูˆ ู„َู‡

 

_“Apabila seorang manusia meninggal maka amalannya akan terputus kecuali dari tiga perkara: sedekahnya yang terus berjalan (yang masih dimanfaatkan setelah meninggalnya), ilmu yang dimanfaatkan dan anak sholih yang mendo’akannya”._ (HR Muslim dari Abu Hurairoh Rodhiyallohu ‘Anhu)

 

_*Maka dari itu bersemangatlah wahai para orang tua untuk mendidik anaknya menjadi anak yang sholih dan menyokong mereka untuk itu. Sungguh ini adalah usaha yang paling berprospek dan paling menguntungkan bagi kalian.*_

 

ุณุจุญู†ูƒ ูˆุจุญู…ุฏูƒ ู„ุง ุฅู„ู‡ ุฅู„ุง ุฃู†ุช ุฃุณุชุบูุฑูƒ ูˆุฃุชูˆุจ ุฅู„ูŠูƒ

 

_____________

Catatan kaki:

_*[13]*_ Lihat Tafsir Adhwa’ul Bayan fi Iidhohil Qur’an bil Qur’an/ Imam Asy-Syinqithi Rahimahulloh

 

~ Selesai ~ 


๐Ÿ’Ž _*Faedah ๐Ÿผ oleh :*_

Ustadz Abu Ja'far bin Dasril Al Minangkabawiy -hafidzhohulloh-

ternyata modernisasi telah menggerus dan menggrogoti prinsip dan akal manusia

 ๐ŸŒพุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู…๐ŸŒพ

 

Sebuah literatur modern yang dipaten menjadi peradaban karena arus tehnologi, telah merombak kisi-kisi hidup, meluluh lantakkan moral-moral manusia…

Betapa tidak?!!

Dulu…

Kita kecil bermain mobil-mobilan dan membuatnya dengan kulit jeruk, membuat tembak-tembakan dari batang daun pisang…

Apakah engkau melihat sekarang?

Jelas tidak…

Sekarang…!

Engkau akan melihat anak kecil membawa tablet,sibuk dengan apa yang ada di dalamnya...

 

Tidakkah kita merasa banyaknya pemerkosaan di bawah umur, pembunuhan yang dilakukan anak-anak dan lain sebagainya adalah hasil dari kerusakan tehnologi.

 

Tidakkah pula engkau menyadari permusuhan antara manusia terjadi karena media sosial semisal facebook, twitter, instragam, whatsapp dan lain sebagainya…

 

Betapa tidak!!

Disana berisi tentang namimah, ghibah dan olok-olok…

Ingatkah Alloh ุณุจุญุงู†ู‡ ูˆ ุชุนุงู„ู‰ bersabda:

 

 ( *ูَู„َู…َّุง ู†َุณُูˆุง ู…َุง ุฐُูƒِّุฑُูˆุง ุจِู‡ِ ูَุชَุญْู†َุง ุนَู„َูŠْู‡ِู…ْ ุฃَุจْูˆَุงุจَ ูƒُู„ِّ ุดَูŠْุกٍ ุญَุชَّู‰ٰ ุฅِุฐَุง ูَุฑِุญُูˆุง ุจِู…َุง ุฃُูˆุชُูˆุง ุฃَุฎَุฐْู†َุงู‡ُู…ْ ุจَุบْุชَุฉً ูَุฅِุฐَุง ู‡ُู…ْ ู…ُุจْู„ِุณُูˆู†َ*)

 

-  _Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa_".

[Surat Al-An'am 44]

 

*Kalian lupa akan dzikir, lupa akan al-qur'an dan tidak menyibukkan dengannya bahkan jauh dari majlis ilmu* …

*Engkau tidak menyadari bahwa Alloh membukakan untuk kalian pintu-pintu kesenangan yang melalaikan dari mengingat Alloh sehingga ketika kalian sudah lupa maka dengan tiba-tiba Alloh memberikan adzabnya atau bisa jadi ketika engkau bersenang-senang dengan duniamu kemudian tanpa kau sadari maut menjemputmu* …

Lalu…

Apa alasan di hadapan malaikat maut… dan apa alasanmu di hadapan Alloh…

Apa engkau mampu bertanggung jawab dengan perbuatanmu???

 

Manusia modern mengaku bahwa mereka adalah yang mempunyai peradaban tertinggi daripada jaman rosululloh atau sesudahnya...

Tapi… ternyata modernisasi telah menggerus dan menggrogoti prinsip dan akalnya…

Bagaimana tidak!!

Mereka lebih mendahulukan dunia dari akhirotnya…

Lihatlah..! _Pagi sekali sudah siap-siap berangkat dengan baju bersih, sepatu dan tidak lupa dengan minyak wangi_… _karena ingin pujian dari pak bos_. _Takut terlambat karena takut kepada pak bos, takut di pecat_…

_Mereka tidak takut terlambat sholat, bahkan tidak mempersiapkan diri untuk menghadap robbnya_…!?

 

Sekali lagi modernisasi telah mendekatkan mereka kepada hari kiamat…

 

 ู„َุง ุชَู‚ُูˆู…ُ ุงู„ุณَّุงุนَุฉُ ุญَุชَّู‰ ุชَุฃْุฎُุฐَ ุฃُู…َّุชِูŠ ุจِุฃَุฎْุฐِ ุงู„ْู‚ُุฑُูˆู†ِ ู‚َุจْู„َู‡َุง ุดِุจْุฑًุง ุจِุดِุจْุฑٍ ูˆَุฐِุฑَุงุนًุง ุจِุฐِุฑَุงุนٍ ูَู‚ِูŠู„َ ูŠَุง ุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„َّู‡ِ ูƒَูَุงุฑِุณَ ูˆَุงู„ุฑُّูˆู…ِ ูَู‚َุงู„َ ูˆَู…َู†ْ ุงู„ู†َّุงุณُ ุฅِู„َّุง ุฃُูˆู„َุฆِูƒَ

 

" _Hari kiamat tak bakalan terjadi hingga umatku meniru generasi-generasi sebelumnya, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta_." _Ditanyakan, "Wahai Rasulullah, seperti Persi dan Romawi?" Nabi menjawab_: _Manusia mana lagi selain mereka itu_?"

(Shohih bukhori dari abu huroiroh)

 

ู„َุง ุชَู‚ُูˆู…ُ ุงู„ุณَّุงุนَุฉُ ุญَุชَّู‰ ูŠُู‚ْุจَุถَ ุงู„ْุนِู„ْู…ُ ูˆَุชَูƒْุซُุฑَ ุงู„ุฒَّู„َุงุฒِู„ُ ูˆَูŠَุชَู‚َุงุฑَุจَ ุงู„ุฒَّู…َุงู†ُ ูˆَุชَุธْู‡َุฑَ ุงู„ْูِุชَู†ُ ูˆَูŠَูƒْุซُุฑَ ุงู„ْู‡َุฑْุฌُ ูˆَู‡ُูˆَ ุงู„ْู‚َุชْู„ُ ุงู„ْู‚َุชْู„ُ ุญَุชَّู‰ ูŠَูƒْุซُุฑَ ูِูŠูƒُู…ْ ุงู„ْู…َุงู„ُ ูَูŠَูِูŠุถَ

 

" _Tidak akan terjadi hari kiamat kecuali setelah hilangnya ilmu, banyak terjadi gempa, waktu seakan berjalan dengan cepat, timbul berbagai macam fitnah, Al haraj -yaitu pembunuhan- dan harta melimpah ruah kepada kalian_"

(Shohih bukhori dari abu huroiroh: 978)

 

๐Ÿ‘‰ Bersambung insya allah . . . . !

 

๐Ÿ“ฒ Bit.ly/2811861

 

๐Ÿ‘† Sambungan . . . . !

 

๐Ÿ‘‰ Apakah engkau menyadari wahai saudaraku muslim?

Tidakkah modernisasi telah merubah gaya hidup kalian, tidakkah tehnologi telah membius kalian??

 

*Lihatlah berapa banyak pemuda sholat sedangkan handphone ada di sakunya! Sedangkan di dalamnya berisi gambar bernyawa,musik, foto perempuan atau laki-laki yang bukan mahrom,  video yang tidak jelas dll* …

 

Jadikanlah kemudahan, kemodernan sebagai jalan utk ibadah bukan dengan membuat kecurangan…

 

( ูˆَูŠْู„ٌ ู„ِู„ْู…ُุทَูِّูِูŠู†َ)

 

" _Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang_"

[Surat Al-Mutaffifin 1]

 

๐Ÿ‘ Akhukum:

[Abu ayyub muhammad amin al-jawiy]

 

๐Ÿ“ƒBanyuwangi,  22 robi'ul akhir 1438

๐Ÿ’ฐ๐Ÿ’ต *UANG SEMILYAR DISIMPAN DIMANA..?*

ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู…

 

๐Ÿ“ฎ Tanya Jawab Singkat Berkaitan Dengan BANK

 

_*PENANYA :*_

Saya mau tanya, jadi _*kerja dibank itu salah kah??*_

 

๐Ÿ”ป _*JAWAB :*_

-Bismillaah... _*Na'am.. Jelas salah (jika anda sudah tau hukum haramnya riba) .. Karena di dalamnya ada unsur TA'AAWUN (tolong menolong) dalam hal dosa.. Di antaranya adalah menolong melestarikan RIBA*_, yg Alloh ta'aala berfirman :

๐Ÿ‘ˆ " ุฃุญู„ّ ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุจูŠุน ูˆุญุฑّู… ุงู„ุฑุจุง"

_"Alloh ta'aala menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba "_

๐Ÿ‘ˆ" ูŠู…ุญู‚ ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุจุง ุฑูŠุฑุจูŠ ุงู„ุตุฏู‚ุงุช".

_" *Alloh ta'aala menghapuskan (barokah) Riba* dan menumbuhkan /melipat gandakan sedekah sedekah "_

 

๐Ÿ‘‰ Kemudian Alloh ta'aala terang terangan di dalam Alquran melarang seorang hamba untuk kerja sama /tolong menolong dalam hal dosa dsm, Alloh ta'aala berfirman :

-" ูˆู„ุง ุชุนุงูˆู†ูˆุง ุนู„ู‰ ุงู„ุฅุซู… ูˆุงู„ุนุฏูˆุงู† ".

_" Dan janganlah kalian tolong menolong dalam perbuatan dosa dan permusuhan "._

 

_*PENANYA :*_

Terus yang _*menabung (di bank -edt) itu haram kah..?*_

 

๐Ÿ”ป _*JAWAB :*_

- Bismillaah... _*Na'am (haram -edt), setelah mengetahui adanya kemungkaran di dalamnya*_, seperti : Riba, penipuan dsm maka haram menyimpan di bank karena ada unsur TA'AAWUN terhadap perbuatan dosa sebagaimana yang telah lewat dalil nya di atas , dan bahkan perbuatan tersebut (menabung di bank ) di khawatirkan bisa membahayakan si penabung, sebagaimana di dalam sebuah hadits shohih Rosululloh sholalallahu 'alaihi wasallam telah melaknat pemakan riba dsm :

ู„َุนَู†َ ุฑَุณُูˆْู„ُ ุงู„ู„ู‡ِ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„ู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ุขูƒِู„َ ุงู„ุฑِّุจَุง ูˆَู…ُูˆْูƒِู„َู‡ُ ูˆَูƒَุงุชِุจَู‡ُ ูˆَุดَุงู‡ِุฏَูŠْู‡ِ. ูˆَู‚َุงู„َ: ู‡ُู…ْ ุณَูˆَุงุกٌ.

_“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melaknat pemakan riba, yang memberi riba, penulisnya dan dua saksinya,” dan beliau bersabda, “mereka semua sama.”_

 

_*PENANYA :*_

Kalau kita punya _*uang 1 milyar haruskah kita simpan dilemari seperti jaman dulu..?*_

Mohom jawabannya.

 

๐Ÿ”ป _*JAWAB :*_

๐Ÿ‘‰Bismillaah...  _*Tidak ada seorang pun yang mengharuskan menyimpan uang di LEMARI.. Dalam artian tidak harus di simpan di lempari dalam bentuk uang.... Tapi simpanlah uang sebanyak itu di tempat yg aman dari maksiat dan kemungkaran...karena yg kita cari adalah keamanan dunia dan  akhirat... Bagaimana caranya..?*_

 

- kami akan berikan solusi (jalan keluar) yg sudah di praktekkan sebagian ikhwah salafiyyiin.. Dan kami berharap... _*jangan ngomong.. "berat"...." nggak bisa "..." Susah "..."apakah mungkin"... Sebelum anda mencoba...*_ Buktikan dulu... Baru komentar..

 

๐Ÿ‘‰ _*Solusinya adalah :*_

1 Uang tersebut di simpan dalam bentuk barang... Yg di lakukan oleh sebagian ikhwah di belikan emas batangan, kemudian di simpan di tempat yang rahasia (masing masing punya rahasia tersendiri).. Selamat mencoba.

2 Di simpan dg cara di belikan tanah di tempat yg strategis .. Dalam artian uang tersebut di belikan tanah, kemudian suatu ketika di butuhkan dalam jangka setahun (contohnya) insya Alloh.. Harga tanah sudah naik.. Alhamdulillah.. Bisa berkembang tanpa harus ke bank.... Selamat mencoba.

 

๐Ÿ‘‰ _*Dan jika masih ragu.... Kami siap membantu menyimpankan uang satu miliar tersebut... - biidznillah - tanpa anda harus menyimpan di bank...*_ Wallohu a'lam.

 

Selesai.

 

๐Ÿฝ Dijawab oleh :

    Al Ustadz Abu Zakariyya Harits Al Jabaly ุญูุธู‡ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰

=========

Adzan

๐Ÿ“Œ 1. Menjawab Adzan dengan Mengucapkan Seperti Muadzin ๐Ÿ“š Shahih Muslim (no. 384) ุนَู†ْ ุนَุจْุฏِ ุงู„ู„َّู‡ِ ุจْู†ِ ุนَู…ْุฑٍูˆ، ุฃَู†َّู‡ُ ุณَู…ِุนَ ุงู„ู†َّ...