PELAKU MAKSIAT vs PELAKU BID'AH
قال شيخ الاسلام ابن تيمية رحمه الله:
إن أهل البدع شر من أهل المعاصي الشهوانية بالسنة والإجماع
الفتاوى ٢٠ / ١٠٣
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullōh berkata ;
" Sesungguhnya ahli bid’ah lebih buruk daripada ahli maksiat syahwat berdasarkan sunnah dan ijma' " Majmū Fatāwa 20/103
وقال:
والبدعة أحب إلى إبليس من المعصية لأن العاصي يعلم أنه عاصٍ فيتوب، والمبتدع يحسب أن الذي يفعله طاعة؛ فلا يتوب
الفتاوى ١١ / ٦٣٣
dan beliau berkata ;
bid’ah lebih dicintai iblis daripada maksiat. Karena pelaku maksiat tahu bahwa dia bermaksiat maka akan bertaubat. Sementara ahli bid’ah beranggapan bahwa yang dia kerjakan adalah keta’atan (kebaikan-), sehingga dia tidak akan (-sulit-) untuk bertaubat.
Majmū Fatāwa : 11/633
Follow ISNAD on TELEGRAM :arrow_heading_down:
bit.do/isnadnet
Beberapa dari kumpulan faedah - faedah yang bermanfaat, yang in syaa allah dapat mengantarkan kita menuju taman taman surganya allah, .
PENIPUAN
Siapa yang meninggalkan PENIPUAN dalam jual beli karena Allōh, maka pasti Allōh beri KEBERKAHAN dalam jual belinya.
قال رسول الله ﷺ
البيعان بالخيار مالم يتفرقا أو قال حتى يتفرقا فإن صدقا وبينا بورك لهما في بيعهما، وإن كتما وكذبا محقت بركة بيعهما /* متفق عليه
Rosulullōh ﷺ berkata,
"Kedua orang penjual dan pembeli masing-masing memiliki hak pilih (khiyaar) selama keduanya belum berpisah. Bila keduanya berlaku jujur dan saling terus terang, maka keduanya akan memperoleh keberkahan dalam transaksi tersebut. Sebaliknya, bila mereka berlaku dusta dan saling menutup-nutupi, niscaya akan hilanglah keberkahan bagi mereka pada transaksi itu"
(Muttafaq 'alayhi)
فائدة جليلة للامام ابن القيم رحمه الله
من ترك لله شيئًا؛ عوضه الله خيرًا منه " حق، والعوض أنواع مختلفة، وأجل ما يُعوَّض به: الأنس بالله، ومحبته، وطمأنينة القلب به، وقوته، ونشاطه، وفرحه، ورضاه عن ربه تعالى.
الفوائد لابن القيم، ص:١٦٦
Faidah yang indah dari Imam Ibnul Qoyyim rahimahullōh, "Siapa yang meninggalkan sesuatu karena Allōh, maka akan diberi ganti yang lebih baik dari itu”, ganti yang diberikan di sini beraneka ragam. Akan tetapi ganti yang lebih besar yang diberi adalah kecintaan dan kerinduan pada Allōh, ketenangan hati, keadaan yang terus mendapatkan kekuatan, terus memiliki semangat hidup, juga kebanggaan diri serta ridha pada Allōh Ta’ala.” (Al-Fawaid Ibnul Qayyim, hal.166)
Follow ISNAD on TELEGRAM :arrow_heading_down:
bit.do/isnadnet
قال رسول الله ﷺ
البيعان بالخيار مالم يتفرقا أو قال حتى يتفرقا فإن صدقا وبينا بورك لهما في بيعهما، وإن كتما وكذبا محقت بركة بيعهما /* متفق عليه
Rosulullōh ﷺ berkata,
"Kedua orang penjual dan pembeli masing-masing memiliki hak pilih (khiyaar) selama keduanya belum berpisah. Bila keduanya berlaku jujur dan saling terus terang, maka keduanya akan memperoleh keberkahan dalam transaksi tersebut. Sebaliknya, bila mereka berlaku dusta dan saling menutup-nutupi, niscaya akan hilanglah keberkahan bagi mereka pada transaksi itu"
(Muttafaq 'alayhi)
فائدة جليلة للامام ابن القيم رحمه الله
من ترك لله شيئًا؛ عوضه الله خيرًا منه " حق، والعوض أنواع مختلفة، وأجل ما يُعوَّض به: الأنس بالله، ومحبته، وطمأنينة القلب به، وقوته، ونشاطه، وفرحه، ورضاه عن ربه تعالى.
الفوائد لابن القيم، ص:١٦٦
Faidah yang indah dari Imam Ibnul Qoyyim rahimahullōh, "Siapa yang meninggalkan sesuatu karena Allōh, maka akan diberi ganti yang lebih baik dari itu”, ganti yang diberikan di sini beraneka ragam. Akan tetapi ganti yang lebih besar yang diberi adalah kecintaan dan kerinduan pada Allōh, ketenangan hati, keadaan yang terus mendapatkan kekuatan, terus memiliki semangat hidup, juga kebanggaan diri serta ridha pada Allōh Ta’ala.” (Al-Fawaid Ibnul Qayyim, hal.166)
Follow ISNAD on TELEGRAM :arrow_heading_down:
bit.do/isnadnet
TAWAKKAL
TAWAKKAL
قال الإمام الشافعي رحمه الله
وَرِزْقُكَ لَيْسَ يُنْقِصُهُ التَّــــــأَنِــّيْ ...
وَلَيْسَ يَزِيْدُ فِي الرِّزْقِ الْعَنَاءُ
Imam Syafi'i rahimahullōh berkata :
Rizkimu tak akan berkurang karena kau bersikap santai dalam bekerja... dan jerih payahmu tak akan membuat rizkimu bertambah
Follow ISNAD on TELEGRAM :arrow_heading_down:
bit.do/isnadnet
قال الإمام الشافعي رحمه الله
وَرِزْقُكَ لَيْسَ يُنْقِصُهُ التَّــــــأَنِــّيْ ...
وَلَيْسَ يَزِيْدُ فِي الرِّزْقِ الْعَنَاءُ
Imam Syafi'i rahimahullōh berkata :
Rizkimu tak akan berkurang karena kau bersikap santai dalam bekerja... dan jerih payahmu tak akan membuat rizkimu bertambah
Follow ISNAD on TELEGRAM :arrow_heading_down:
bit.do/isnadnet
Langganan:
Komentar (Atom)
Adzan
📌 1. Menjawab Adzan dengan Mengucapkan Seperti Muadzin 📚 Shahih Muslim (no. 384) عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو، أَنَّهُ سَمِعَ النَّ...
-
↪️ Berkata Asy Syaikh Sholeh al Fauzan hafizhahullaahu ta'ala ”Bagaimanapun harta yang kamu infakkan, maka tidak akan bisa menyatukan ...
-
Al Imam Ibnu Utsaimin رحمه الله berkata: “Sesungguhnya tidaklah tersamarkan kondisi umat Islam ini manakala mereka berpegang teguh dengan ag...
-
Itu karena pembuat bid’ah akan terkena laknat, pelindungnya juga terkena laknat, maka orang yang duduk-duduk dengannya dikhawati...